Nasi ayam Kremes
- Home
- Katalog Rasa
- Nasi ayam Kremes
Nasi ayam kremes
- Kategori : Makanan
- Masakan : Nusantara
- Daerah : Jawa
Nasi ayam kremes
- Deskripsi
- Bahan
- Tahap Pembuatan
- Info lainnya
Nasi ayam kremes adalah hidangan yang terdiri dari nasi, ayam goreng, dan kremesan. Kremesan adalah adonan tepung yang dibentuk menjadi serpihan-serpihan renyah.
Komponen-komponen nasi ayam kremes: Nasi, Ayam goreng, Kremesan, Lalapan, Sambal.
Kremesan biasanya terbuat dari tepung beras, telur, kaldu ayam, dan rempah-rempah. Kremesan berfungsi sebagai pelengkap atau topping untuk ayam goreng, sehingga memberikan tekstur renyah dan garing
- Nasi putih – Sebagai dasar hidangan.
- Ayam goreng – Bisa menggunakan ayam kampung atau ayam ras, yang digoreng hingga crispy. Tempe – Digoreng atau dibumbui sesuai selera. Tahu – Biasanya digoreng dengan renyah. Telur rebus – Sebagai tambahan protein dan rasa gurih. Sambal – Sambal terasi atau sambal bawang yang pedas dan gurih, memberikan rasa khas dan kekuatan rasa pada sego jotos.
- Sayuran – Seperti daun singkong rebus, tauge, atau sayuran hijau lainnya. Kerupuk – Kerupuk untuk memberikan rasa renyah, bisa kerupuk udang atau kerupuk lainnya sesuai selera. Kacang (optional) – Beberapa versi menambahkan kacang tanah goreng untuk rasa tambahan.
- Cabai merah – Untuk rasa pedas. Bawang merah dan bawang putih – Memberikan aroma dan rasa. Terasi – Untuk menambah cita rasa khas sambal. Gula merah – Memberikan rasa manis pada sambal. Garam – Untuk menyeimbangkan rasa.
1. Masak beras terlebih dahulu menjadi nasi
2. Potong ayam menjadi beberapa bagian
3. Cuci ayam hingga bersih
4. Haluskan bumbu
5. Masak air secukupnya
6. Masukkan bumbu ketika air mendidih
7. Masukkan ayam yang telah dipotong dan bersih
8. Tunggu selama 20 menit
9. Goreng ayam dengan minyak secukupnya
10. Haluskan bawang putih, cabe dengan cobek
11. Tambahkan garam sesuai selera
12. Sajikan semuanya dalam piring
Tab Content
Kedaulatan Rasa
Rasa sendiri merupakan hasil kerja pengecap rasa (taste buds) yang terletak di lidah, pipi, kerongkongan, atap mulut, yang merupakan bagian dari cita rasa. Pada usia lanjut, pengecap rasa manusia akan berkurang jumlahnya, sehingga memerlukan lebih banyak bumbu untuk menimbulkan cita rasa yang sama.
Kondisi geografis di Indonesia menjadi alasan mengapa cita rasa makanan setiap daerah berbeda-beda. Kondisi geografis ini tentunya akan berpengaruh terhadap hasil bumi pada daerah tersebut, sehingga menciptakan keunikan pada setiap makanan di daerahnya juga ciri khas yang berbeda dari daerah lain.
Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki tanah yang subur sehingga memiliki banyak rempah-rempah beragam. Hal inilah yang kemudian membuat banyak makanan khas di setiap daerah memiliki rasa kuat dari rempah-rempah. Adapun beberapa rempah-rempah khas Indonesia adalah: Lada
Kuliner merupakan konsep tentang makanan, dengan demikian kuliner merupakan elemen dari kebudayaan, yang berkaitan dengan akar historis, kolonialisme, mitos, agama, dan nilai dalam suatu masyarakat.